Selamat Datang di Blog ARI GUSTIAN ABDI : Seputar Detoksifikasi
Jangan Anggap Sepele Toksin Yang Bersarang Dalam Tubuh

Jangan Anggap Sepele Toksin Yang Bersarang Dalam Tubuh

Dalam keadaan biasa, hati kita akan mengeluarkan sisa-sisa pembuangan melalui saluran usus dan kulit, sementara ginjal mengeluarkan sisa-sisa pembuangan melalui saluran kencing atau kantong kencing.


Apabila hati dan ginjal kita terluka atau terbebani maka fungsi pembersihan racun (detox) yang biasa tidak dapat dilakukan. Toksin didalam tubuh kemudian akan menyebar ke dalam darah. Darah bertoksin tersebut jika tidak dapat dihilangkan atau dinetralisir, akan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
 

Tokxin adalah sisa-sisa makanan yang tertinggal dalam usus besar yang kemudian menjadi racun bagi tubuh. Toksin toksin ini semakin bermasalah karena makanan yang kita makan sudah tercemar.
 

Berikut berbagai jenis penyakit akibat penumpukan toksin dalam tubuh.
1. Penyakit kulit
Untuk menghindari kelebihan toksin di dalam darah, racun tersebut akan berusaha keluar melalui kulit. Penumpukan toksin di dalam kulit akan mengakibatkan jerawat, furunkel, dan lain lain.


2. Alergi dan Asma
Di dalam dada terdapat banyak saluran udara yang bercabang-cabang yang akan membentuk kantong-kantong udara di bagian ujung dalam paru-paru. Seandainya badan banyak mengandung toksin, paru-paru akan menjadi sensitive dan mengakibatkan penumpukan lendir di dalam saluran. Dalam usaha menetralisir toksin, tubuh kita akan mengeluarkan enzim. Kandungan enzim yang berlebihan dapat mengakibatkan alergi. Apabila penderita mencoba mengeluarkan sisa pembuangan yang berlebihan akan terlihat tanda-tanda seperti asma, batuk, hidung berair, bengkak air di mata dan lain-lain. Semua yang berbau dapat mengakibatkan alergi asma yang parah.


3. Penyakit Hati
Hati merupakan penyaring tubuh dan akan membersihkan toksin dalam tubuh. Hati yang sakit ibarat penyaring yang tersumbat dengan debu yang tidak dapat berfungsi dengan efektif. Hati tidak dapat berfungsi mengeluarkan empedu yang mencukupi bagi mencerna lemak dalam makanan. Lapisan lemak akan menumpuk di sekeliling makanan sehingga lebih sulit dicerna. Apalagi bila kita memakan makanan dengan minyak yang berlebihan, hati akan dibebani dengan bahan berlemak. Sedangkan empedu yang dipenuhi toksin akan mengalir kembali ke darah yang kemudian menyebabkan sakit kuning. Toksin ini juga mungkin mengeras dan menjadi batu dalam kantong empedu.


4. Penyakit Jantung & Tekanan Darah Tinggi
Sisa-sisa pembuangan yang ada dalam saluran darah dapat mengakibatkan jantungbekerja lebih keras untuk membantu perjalanan darah melalui saluran yang tersumbat. Hal tersebut menyebabkan pembesaran jantung dan selanjutnya mengakibatkan penyakit jantung. Sementara itu tekanan yang dilakukan terhadap saluran darah akan mengakibatkan tekanan darah tinggi. Seandainya tekanan darah meningkat terlalu tinggi, saluran di dalam otak mudah pecah dan dapat mengakibatkan stroke.


5. Kantong Empedu dan Batu Ginjal
Toksin yang menumpuk di dalam kantong empedu atau buah pinggang mengeras menjadi batu (dari sebesar sebutir pasir sampai sebesar telur angsa).


6. Pengerasan Saluran Darah
Apabila sisa-sisa pembuangan beracun melekat pada dinding saluran darah dan menghambat peredaran darah, saluran darah ini lama- kelamaan akan mengeras dan menebal. Oleh karena itu jantung kita terpaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah ke sel-sel tubuh melalui saluran darah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan tekanan darah tinggi, pembekuan darah, lemah jantung dan stroke.


7. Sakit Persendian dan Tulang Linu
Apabila tubuh kita mengandung toksin yang bersifat asam, sendi kita akan membengkak dan bagian ujung tulang menjadi kasar dan bergerigi, tulang rawan akan mudah kering dan hancur dan akhirnya cairan endokrin akan benar-benar kering, mengakibatkan tulang bergeser satu sama lain. Hal tersebut mengakibatkan sakit persendian atau atritis. Apabila toksin tersebut berakibat buruk terhadap otot-otot, kita akan mengalami tulang linu atau rematik.


8. Tumor
Tumor diakibatkan dari sisa-sisa pembuangan bertoksin yang menumpuk di berbagaitisu tubuh.
 

9. Demam
Demam adalah cara tubuh kita membersihkan diri sendiri. Apabila sel darah putih melawan racun di dalam tubuh, tingkat metabolisme semakin cepat mengakibatkan tubuh kita demam.
 

10. Perut Kembung
Makanan yang tidak dapat dicerna akan membusuk di dalam usus dan menghasilkan gas yang berbau. Sebagian besar gas tersebut mengalir kembali ke dalam darah yang menyebabkan kertosinan. Gas tersebut juga mungkin mengalir dari usus ke dalam perut dan selanjutnya mengakibatkan sedu dan buang angin. Gas tersebut juga menghasilkan bau busuk dan rasa asam di mulut.


11. Kerusakan Gigi
Kerusakan gigi atau penyakit mulut yang lainnya juga diakibatkan oleh sisa-sisa pembuangan bertoksin. Sisa pembuangan tersebut melarutkan lapisan enamel di bagian luar gigi lalu merusak susunan dalam. Sehingga gusi kita semakin rusak, berdarah dan mengakibatkan semua gigi akan menjadi longgar dan tanggal.


12. Sembelit
Sembelit merupakan penyebab utama berbagai penyakit. Apabila sisa pembuangan bertoksin menumpuk pada dinding usus, usus kita akan ditutupi oleh lapisan selaput tebal dan berat. Hal tersebut menyebabkan proses pengeluaran yang membantu pencernaan semakin berkurang. Akibatnya bahan-bahan yang tidak dapat dicerna akan menyebabkan penyakit gastrousus. Gas bertoksin yang ada di dalam usus akan diserap dan disebarkan kembali sehingga menyebabkan berbagai penyakit.


13. Terlalu Gemuk atau Terlalu Kurus
Orang yang berbadan gemuk karena tubuh mengandung lemak yang berlebihan yang penuh dengan sisa-sisa pembuangan, sementara mereka yang berbadan kurus tidak berupaya menyerap zat-zat makanan dengan efektif akibat tidak dapat mencerna yang diakibatkan oleh metabolisme sisa-sisa pembuangan.

Sangat beruntung sudah ada Program Detox Your Body sebuah Program detoksifikasi seluruh tubuh dengan "mengistirahatkan" organ-organ penting dan memberinya nutrisi lengkap sebagai pemacu metabolisme serta peremajaan sel-sel tubuh, dibimbing oleh detox programmer kami hingga berhasil.

Salam Sehat dan Bahagia !!!

 

 










Selamat Datang di Blog ARI GUSTIAN ABDI : Seputar Detoksifikasi Lainnya
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Mulailah Konsumsi Beras Merah, Sekarang!
Rabu, 16 Maret 2016 19:16 WIB
Berdasarkan data dari USDA Nutrient Database, 100 gram nasi merah mengandung 112 kalori. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan dengan 100 gram nasi putih yang mengandung 127 kalori. Wajar jika beras merah disarankan sebagai pilihan menu untuk diet rendah kalori.
MENJAGA KESEHATAN DENGAN CERDIK
MENJAGA KESEHATAN DENGAN CERDIK
Jum'at, 18 Maret 2016 18:26 WIB
Sebagian kalangan yg sudah SADAR bahwa kesehatan HARUS menjadi prioritas UTAMA dalam kehidupannya, kini tersandung masalah Biaya pemeliharaan kesehatan yg tidak sedikit.
---- Mandi ~ Sehat -----
---- Mandi ~ Sehat -----
Jum'at, 18 Maret 2016 18:21 WIB
Mandi adalah kebiasaan yang dimiliki oleh semua orang, apalagi mandi pasti sudah biasa dilakukan dari kecil. Mungkin selama ini, anda tidak pernah memikirkan tata cara mandi yang benar, asal anda sudah mengguyurkan air ke badan, memakai shampoo dan menggunakan sabun mandi serta sabun cuci muka, pasti anda sudah merasa bersih. Namun ternyata, taukah anda kalau sebenarnya tata cara mandi yang benar akan menjauhkan anda dari penyakit influenza dan masuk angin?
DIET dan DETOX
DIET dan DETOX
Senin, 14 Maret 2016 15:58 WIB
"Diet" dan "Detox" merupakan gaya hidup yang bertujuan meningkatkan penampilan dan kesehatan
Rekomendasi Produk
Premium Detox 2 Minggu
Untuk 10 Organ : Darah, Jantung, Usus Besar/Kecil, Hati, Ginjal, Paru-Paru, Otot, Rangka, Sendi & Kulit

Rp 5.033.800
Rp 3.900.000




Perlu Bantuan?

Hai, Saya ARI GUSTIAN ABDI Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? atau andamembutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya melalui Handphone 081703987240 atau di WhatsApp 081703987240 :

Kirim Pesan  Chat WhatsApp